Hi and Welcome to my personal website !

My name is Willy Suryawan. I am a medical doctor, an aspiring pianist, a life-long learner. I am Indonesian who currently based on Sumatera. I'd love to talk medicine, travelling or any current topic that people talk most. and I'd love to discuss love and and life philosophy. you can contact me via email willysuryawanmd@yahoo.com or reach me through several social media sites. Please find the links above!

" Medicine is a science of uncertainty and an art of probability "

- Sir William Osler -University of Oxford Medical School.

Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Desember 2008

A thousand Miles..

I love this song!!!


I first heard This SOng on MTV channel about six years ago when I studied in junior high school.and from the first note I was captivated.She was playing piano so well I just want to give her my standing ovation

but when david archuleta sing this song,it's really more exciting..
he knows to bring this song cooler than vanessa carlton..



C'mon guys...Sing Along...!!!


"A Thousand Miles"

Making my way downtown
Walking fast
Faces pass
And I'm home bound

Staring blankly ahead
Just making my way
Making a way
Through the crowd

And I need you
And I miss you
And now I wonder....

If I could fall
Into the sky
Do you think time
Would pass me by
'Cause you know I'd walk
A thousand miles
If I could
Just see you
Tonight

It's always times like these
When I think of you
And I wonder
If you ever
Think of me

'Cause everything's so wrong
And I don't belong
Living in your
Precious memories

'Cause I need you
And I miss you
And now I wonder....

If I could fall
Into the sky
Do you think time
Would pass me by
'Cause you know I'd walk
A thousand miles
If I could
Just see you
Tonight

And I, I
Don't want to let you know
I, I
Drown in your memory
I, I
Don't want to let this go
I, I
Don't....

Making my way downtown
Walking fast
Faces pass
And I'm home bound

Staring blankly ahead
Just making my way
Making a way
Through the crowd

And I still need you
And I still miss you
And now I wonder....

If I could fall
Into the sky
Do you think time
Would pass us by
'Cause you know I'd walk
A thousand miles
If I could
Just see you...

If I could fall
Into the sky
Do you think time
Would pass me by
'Cause you know I'd walk
A thousand miles
If I could
Just see you
If I could
Just hold you
Tonight

Minggu, 16 November 2008

Erich Segal- The Class (kelas 58)


Buat teman2 yang tertarik banget sama Harvard University atau bercita-cita ingin kuliah S1,S2, ato S3 di Harvard, mungkin gue rekomendasikan baca buku ini..
..
It's All About Harvard University!!!............
teman2 pasti udah tahu sama universitas ini yang merupakan universitas paling terkemuka di dunia dengan reputasi menghasilkan para alumni yang menjadi tokoh2 besar,presiden,milyuner,dan profesor serta dokter2 peraih nobel...Dari novel ini kita akan tahu ternyata tidak gampang menjadi alumni yang dikatakan mereka sebagai sangat "HARVARD"...



Cover bahasa Indonesianya



Cover Bahasa Inggrisnya

Download Ebook versi English The Class-Erich Segal di sini

Mestinya...ada suatu alasan mengapa seseorang
merasa amat bahagia karena dirinya seorang Putra Harvard,

dan bukannya,karena suatu kesalahan kelahiran yang mengerikan ,

ditakdirkan untuk lulus di Yale atau di Cornell.

(William James, M.D 1869)



Harvard University, Setting cerita The Class

Novel "The Class" adalah novel keenam Erich Segal yang hampir kesemuanya berlatar belakang harvard university, dipublikasikan udah lama banget yaitu pada tahun 1985,Novel ini bercerita tentang 5 tokoh fiksional yang menjadi anggota kelas 58 di Harvard University yaitu: Andrew Eliot, Jason Gilbert, Theodore Lambros, Daniel Rossi dan George Keller. Novel ini membawa kita ke dalam kehidupan kelima tokoh tersebut membuat kita ikut terombang-ambing di tengah gairah, tawa,tragedi dan ambisi tak terkendali anggota kelas '58, dari sejak mereka kuliah di Harvard, sampai ke reuni ke 25 tahun kelas '58 yang dikatakan sebagai saat2 kejayaan seluruh anggota kelas '58. Sebuah bacaaan yang patut kita apresiasi.

Novel ini sendiri dibuka dengan tulisan di jurnal harian Andrew Elliot (yang sangat suka menulis diary), tentang ketakutannya menghadapi reuni ke 25 tahun Class 58. Dia sangat takut menghadapi teman2 sekelasnya dulu di Harvard yang setahunya kebanyakan berhasil meraih kesuksesan Sedangkan dia "hanyalah" seorang broker di Wall Street New York yang dia anggap gagal baik dalam kehidupan rumah tangga maupun membina anaknya. Kemudian cerita flash back 29 tahun sebelumnya yaitu saat mereka kuliah di Harvard.

Andrew Elliot adalah seorang keturunan Bangsawan dari keluarga Elliot yang keturunannya selalu menjadi orang2 besar dan berjasa bagi negara dan Harvard University. Karena itu, dia selalu terbeban dengan harapan akan mengikuti jejak2 keturunannya terdahulu. Dia sendiri memiliki kepercayaan diri yang rendah dan tidak ambisisus seperti teman2nya di Harvard. tapi walaupun begitu, dia dikenal sebagai orang yang sangat ramah dan baik kepada semua orang. Kesenanganya untuk membantu orang mebuat dia sangat disenangi teman2 di Harvard.

Jason Gilbert, adalah seorang anak yang sempurna, ganteng, gagah, pintar, mahir olahraga, berjiwa pemimpin, tipe2 anak yang siapapun orangtuanya, akan sangat bangga memilikinya. tapi ada satu cacat dari dirinya yang tidak dapat diubah. Dia seorang Yahudi.Karena itu ayahnya berusaha menutupi identitas keluarganya yang yahudi dan menyatakan diri sebagai seorang Amerika dan beragama Kristen. Dalam perjalanan hidupnya, Jason mengalami krisis identitas, karena bagaimanapun mati2an nya Jason menyangkal bahwa dia seorang Yahudi, tetapi masyarakat tetap mengganggap dirinya seorang Yahudi. Keyahudiaannya ini sangat berdampak dalam hidupnya di Harvard. Tapi akhirnya Jason mengakui identitasnya sebagai Yahudi ketika calon isterinya tertembak dalam perang di Timur tengah.


Theodore Lambros lahir dari keluarga Imigran Yunani dengan ekonomi menengah ke bawah. Hasratnya untuk bersekolah di harvard muncul ketika usaha rumah makannya di Cambridge, lokasi berdirinya Harvard, sering dikunjungi oleh guru-guru besar peraih hadiah Nobel. Ambisinya untuk menjadi guru besar Harvard mengantarkannya ke Harvard University tetapi tanpa beasiswa. Akhirnya dia tidak bisa tinggal di asrama kampus seperti teman2 kelas 58 lainnya dan harus bekerja di rumah makan keluarganya untuk membiayai uang kuliahnya. Ini membuatnya terasing dari kehidupan sosial masyarakat Harvard, sampai Theodore berkenalan dengan Andrew yang ramah yang mengizinkan dia untuk datang ke perpustakaan Elliot House untuk belajar dan meminjam kamar asrama Andrew untuk bercinta dengan gadis cerdas dari Radcliffe College yang belakangan menjadi isterinya.



Elliot House , Harvard University



Harvard's Radcliffe College, Institusi pendidikan untuk wanita terkemuka di AS

Daniel Rossi, sang jenius Piano, seorang anak yang kurang kasih sayang ayah, karena ayahnya terlalu sibuk dengan abangnya yang secara fisik maupun kemampuan olahraga, lebih hebat dari Daniel.ketika abangnya meninggal dalam perang Korea, Ayahnya sangat sedih.Hal ini membuat Daniel mati2an mnarik perhatiannya ayahnya dengan berlatih olahraga. tetapi sayangnya karena tidak ada bakat, Daniel malah mempermalukan ayahnya dalam suatu pertandingan olahraga. Ini membuat dia stress dan menenggelamkan dirinya dalam permainan piano, yang kelak itu menjadikannya diterima di Harvard. karena ayahnya tidak setuju dia pergi ke Harvard, membuat ia bertengkar dan memutuskan hubungan dengan ayahnya dan memilih Harvard sebagai jalan hidupnya. Keputusan yang tepat karena setelah itu ia menjadi pianis sekaligus komposer terhebat sepanjang masa walaupun karirnya harus berakhir dikarenakan kesalahan medis yang fatal.

George Keller alias Gyuri Kolozsdi, seorang mahasiswa Hungaria yang berkesempatan berkuliah di Harvard University. Dia sebenarnya adalah seorang pelarian dari Hungaria yang pergi ke Swiss untuk mendapat suaka dikarenakan gejolak politik di negerinya. Seorang yang sangat ambisius sekaligus sangat cerdas. Menganggap semua orang adalah saingannya kecuali Andrew yang menjadi teman sekamarnya yang selalu baik kepadanya. Begitu terbuai dengan kemewahan yang ditawarkan negara Amerika dan berambisi mengejar American Dream sehingga melupakan kampung halaman di Hungaria. Berhasil menjadi staff gedung putih dan Menteri luar negeri Amerika Serikat tapi akhirnya ambisinya membuat dia mengambil keputusan yang fatal dan menjadi pihak yang dibenci semua orang. Di akhir cerita George membuat keputusan mengejutkan yang akhirnya menjadi kesimpulan isi cerita bahwa bisa saja Harvard University mengajarkan kepada semua mahasiswanya untuk menjadi orang yang hebat, tetapi ada satu yang tidak diajarkan oleh Harvard, yaitu bagaimana merasa bahagia.

Cara Erich Segal membawakan novel ini memang tidak sebombastis seperti novelis Dan Brown dengan Da Vinci Codenya, tapi cukup apik apalagi dibalut setting Harvard Universitynya yang menawan. Ditambah bumbu2 cerita kejadian politik 1954-1983 membuat novel ini semakin menarik.Erich Segal Sendiri memang adalah seorang mahasiswa harvard kelas 58 dan sekarang menjadi dosen di harvard mata studi bahasa klasik.




Erich Segal

Kekurangan novel ini ( kalau bisa disebut kekurangan dari segi sastra) adalah keberpihakannya yang terlalu dalam terhadap bangsa Yahudi sehingga opininya terlalu subyektif dalam novel ini ketika menceritakan bangsa yahudi. Contohnya saja Erich Segal menyebut pejuang Palestina sebagai "teroris tidak berperikemanusiaan" ketika menceritakan perjuangan bangsa palestina dan menyebut tentara Israel sebagai "Pahalwan pembela kebenaran" ketika dalam novel itu disebutkan perang 6 hari. Padahal dari segi kenyataan bangsa Israel lah yang menjajah bangsa Palestina.Bisa dimaklumi karena Erich Segal adalah seorang yahudi tulen dan anak dari seorang Rabbi sehingga tak heran dia terlalu membela Yahudi. Dan sudah sangat biasa novel atau film dijadikan alat propaganda.

Tapi walaupun begitu, kita tetap dapat menikmati novel ini dan ikut merasakan bahwa ternyata betapa mahal harga yang harus mereka, mahasiwa Harvard, bayar. Betapa pedih rasa sakit yang mereka alami demi mencapai kebrhasilan itu. dan mengajarkan kepada kita tak ada kejayaan tanpa ada usaha.

kalimat yang gue suka dari novel ini adalah ketika Andrew yang tidak percaya diri dan tidak ambisisus dan jauh kalah keberhasilannya dibanding teman2 Harvard lainnya, diberi tepuk tangan oleh teman2 sekelas 58 ketika reuni ke 25 karena dedikasinya yang begitu dalam kepada teman2nya tanpa pamrih dan mampu mengumpulkan donasi yang begitu besar untuk Harvard University dari teman2nya tanpa imbalan apapun.

"For, though he had not known it-and -perhaps still did not understand-he was, in human terms, the best man in The Class. "

"Karena, Walaupun dia belum menyadarinya,dan -mungkin masih tidak bisa memahami- menurut ukuran kemanusiaan, dia adalah manusia terbaik di Kelas 58"

Mengingatkan kepada kita bahwa tidak ada yang lebih indah daripada membantu sesama manusia tanpa pamrih.

Sebuah buku yang patut dibaca.












Selasa, 11 November 2008

Belajar bermain piano secara otodidak melalui e-book piano lesson

Mau Sharing nih....

Gue suka banget main piano, entah kenapa klo udah denger dentingan piano itu kayaknya merdu aja,makanya dulu gue pengen banget bisa main piano..

tapi sejak kuliah,gue jarang bgt main piano, selain karena gak ada lagi piano, tapi kesibukan kuliah bejibun bgt...


nah,padahal gue pingin les piano lagi...

eh..gue ketemu e-bok2 ini dinternet..yah bisalah belajar piano dari ebook ini..

buat temen2 yang pengen belajar piano secara otodidak, bisa download dan baca ebook2 ini...



Suzuki Piano School Volume I download di sini

Suzuki Piano School Volume II download di sini

Suzuki Piano School Volume III download di sini

Suzuki Piano School Volume IV download di sini

Suzuki Piano School Volume V download di sini

Suzuki Piano School Volume VI download di sini

Suzuki Piano School Volume VII donwload di sini

Senin, 10 November 2008

Partitur piano lagu-lagu pop Indonesia



Buat teman2 yang lagi belajar piano dan masih tahap pemula seperti saya,
pasti sering dimintain teman2 untuk ngiringin lagu-lagu pop Indonesia, tetapi tidak bisa karena sangat susah mendapatkan partitur lagu piano seperti itu..
atau kamu2 semua pasti bosan memainkan lagu-lagu klasik seperti Chopin atau Beethoven dan sekali-kali ingin memainkan lagu2 pop Indonesia...

Nah,gue akui emang susah buat nyari partitur lagu2 pop Indonesia di Indonesia..
Gue dulu ampe nyari2 ke tempat2 les musik terkenal di Medan tapi susah banget dapatnya..
Akhirnya gue ketemu software yang bisa membantu gue mendapatkan partitur lagu-lagu pop Indonesia tersbut..nama softwarenya NOTATION PLAYER


Download Full version Notation Player di sini
Download Free Trial Notation musician disini
Donwload Free Trial Notation composer di sini


Inti kerjanya sih gini...
jadi kita download midi lagu pop yang kita inginkan di google..
misalnya lagu My Valentine Jim Brickman Martina Mc Bride
(gak terbatas hanya lagu Indonesia,tetapi lagu lain juga bisa asal formatnya midi..banyak kok linknya di google)

terus kita putar lagu midi tersebut ke dalam notation player,musician atau composer (terserah kita..)

nah...jadi deh partitur piano..

asyiknya kita bisa ganti nada dasar lagu kita itu di partitur..
jadi misalnya lagu midi yang kita download nada dasarnya di A minor..
terus, penyanyi yang kita iring maunya di G mayor..langsung aja ubah di software tersbut..jadi deh partitur piano dengan nada dasar G mayor..keren bgt khan??

nah..karena yang diubahnya lagu dengan format midi (format untuk disket atau CD keyboard)
jadi klo misalnya lagu midi yang kita ubah gak pure piano alias ditambah alat musik lain..
nah...lagunya tetap diubah ke partitur piano berdasarkan suara musiknya..
jadi kita dapat kayak partitur piano lagu orkestra..hehehe
cocok banget buat teman2 yang pengen beralih dari pemain piano ke keyboard..

hehehe..praktis banget khan??

tapi kekurangannya karena ini sebenarnya software untuk merubah midi ke score(partitur piano), jadi kualitas partiturnya tergantung kualitas midi itu sendiri.jadi harus pandai2 nyari midinya. tapi walaupun begitu tetap berguna bgt kok...hehehe...

nah..happy playing piano yah!!!


I love playin' piano so much...!!!

Sabtu, 08 November 2008

Ugly Betty




Serial TV terakhir yang gue terakhir beli adalah UGly Betty..
Gue belinya pas libur lebaran kemarin di toko DVD medan..
hehehe..
Sueer...ceritanya lucu bgt...

Sekarang ini sih..gue emang prefer beli serial TV yang genrenya comedy dibanding yang serius2 kayak prison break,supernatural atau opera sabun kayak dawson's creek...


Serial TV dari ABC ini dibintangi oleh America Ferrera ( Sisterhood of Traveling Pants), Eric Mabius, Venessa Williams ( Miss USA 1987), dan Salma Hayek (sebagai produser juga).Di Amerika sendiri season 1 nya udah diputar tahun2006 kemaren, dan sekarang baru diputar season ketiganya...

inti ceritanya sih gini..


Cerita nya di adaptasi dari serial Telenovela Yo soi Betty Lafea yang duu pernah tayang di TPI.
Bedanya dengan Betty Lafea, mungkin alur ceritanya lebih rumit, tokohnya lebih banyak.

Menurut gue sih lebih seru ugly betty dari pada betty lafea.

Cerita berawal dari Betty yang tinggal bersama ayah, kakak dan keponakannya, melamar kerja di Meade Publication yang dipimpin oleh Bradford Meade, tetapi ditolak mentah-mentah karena penampilannya yang super duper katro dan norak bgt...

Tapi keesokan harinya dia ditelepon oleh Meade Publication dan akhirnya di terima menjadi asisten pribadi direktur majalah fashion MODE ( salah satu majalah yang diproduksi Meade Publication), Daniel Meade, yang womanizer bgt..

ini karena ayah Daniel, Mr. Meade gak mau ngeliat Daniel macarin skeretarisnya yang sexy2, akhirnya dipilih lah si Betty "The ugly" ini.

Wah ceritanya seru banget dan konsep ceritanya lucu...



kotak DVD season 1

Sekarang lagi mau hunting season 2 nya..
cuma di Padang susah bgt nih dapat penjual DVD yang jual serial TV amerika..

anda ingin menontonnya??